Selasa, 05 April 2016

Ruang ruang dalam perpustakaan

A.    Ruang Pemanfaatan Koleksi
Ruang pemanfaatan koleksi baik berupa ruang baca maupun ruang audiovisual sengaja ditempatkan berdekatan dengan ruang koleksi sehingga koleksi dapat dimanfaatkan oleh pengunjung dengan lebih mudah dan lebih maksimal.
B.     Ruang Koleksi
Ruang koleksi meliputi ruang refrensi, koleksi umum tercetak baik untuk umum, remaja, dan anak-anak, koleksi majalah dan surat kabar dan koleksi audiovisual. Ruang koleksi umum remaja dan anak-anak sengaja dipisahkan karena selain kandungan bahan bacaan yang berbeda juga karna antara anak-anak, umum, dan remaja membutuhkan suasana ruang membaca yang berbeda-beda.
C.     Ruang Kerja Petugas
Ruang kerja petugas meliputi ruang pelayanan, tata usaha, pengembangan, pengolahan serta ruang kepala perpustakaan. Ruang pelayanan ditempatkan berhadapan dengan pintu masuk aga setiap pengunjung teu ke mana mereka harus meminta tolong ketika membutuhkan bantuan. Kemudian ruang kerja petugas ditempatkan berdampingan agar mereka lebih mudah berkoordinasi untuk melakukan tugas-tugas mereka.
D.    Ruang Pertemuan
Ruang pertemuan dibuat besar dan luas sehingga dapatn menampung orang banyak. Ruang pertemuan juga ditempatkan di pojok atas agar tidak mengganggu kegiatan pelayanan perpustakaan sehari-hari.
E.     Ruang Pamer
Ruang pamer ditempatkan tepat di depan pintu maasuk agar semua pengunjung dapat mengetahui apa yang sedang di pamerkan.
F.      Lobi
Lobi yang biasa digunakan sebagai tempat tungggu ditempatkan di dekat pintu masuk utama. Karna setiap orang yang ditunggu baik yang sudah di dalam maupun yang akan masuk ke dalam pasti akan melewati pintu masuk utama. Dengan demikian letak lobi tersebut sangatlah strategis untuk tempat perpertemuan.

G.    Gudang
Gudang diletakan agak kepojok dan bersebelahan dengan ruang petugas, karna yang mengakses gudang hanyalah para petugas saja sehingga tidak perlu diletakan di tempat yang dapat terlihat jelas oleh pengunjung.
H.    WC

WC diletakan di tempat strategis karna berdekatan dengan tangga, ruang refrensi dan ruang baca anak, sehingga mudah di akses oleh para pengunjung. Dan pintu wc di buat aga menjorok kedalam sedikit seperti WC pada umumnya.